Selasa, 30 Desember 2008

KEHILANGAN SEORANG GURU, TEMAN DAN SAUDARA

Jam 10.30 hpku terlihat ada misscall, tak segera kubuka karena hpku di kamar, Kan hari libur aku dikit-dikit bersih-bersih sekitar rumah. Wah, rumputnya begitu tinggi, aku cabuti aja. Ddan pas ke kamar, kubuka tenyata MC dari kepala sekolah. Tak lama kemudian Bumi telepon : "Pak, apa bener pa khumed sudah ninggal? Soale mau Hani di es-em-es bapake Kaib" Kujawab: "Sing bener bu, mau bengi rombongan guru ke rumah sakit umum. Ya wis, ko aku cari khabar." Lalu kutelpon pa Sator. Agak lama juga, dan dibuka, ga jelas suaranya. Adanya orang ngomong gak jelas berisik, ada suara bacaan Surah Yaasin. Kututup aja. Tapi penasaran dalam hatiku, kucoba telpon pa Sator lagi. Sama seperti tadi, berisik, ada suara bacaan S. Yaasin. Samar-samar denger suara pa Sator : "Ya, aku di pa Khumed". Lah kututup aja. Pikiranku muter-muter. Penasaran lagi ku es-em-es Rosid dan dibalas : "Ya, telah berpulang ke Rahmatulloh jam 10.00". INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROOJI'UUN
Hari Senin tanggal 29 Desember 2008 bertepatan dengan 1 Muharam 1429 sekitar jam 10.00 wib telah dipanggil Alloh Subhanahu wa Ta'ala saudara kita, teman kita, guru kita SMP Al Hikmah Benda Brebes bapak Akhmad Khumedi, BA. Beliau menghadap kehadirat Illahi dalam usia 46 tahun. Beliau adalah guru yang waktunya dihabiskan sepenuhnya untuk sekolah, untuk siswa. Separuh nyawanya diabdikan untuk sekolah. Untuk menciptakan kecerdasan bangsa, membentuk karakter manusia, Dedikasinya yang luar biasa untuk kemajuan sekolah kami, hingga kami merasa kehilangan beliau begitu dalam. Selagi kami membutuhkan tenaga beliau pada saat hasil mulai terlihat, membutuhkan masukan, ide dan saran. Beliau, jujur, terbuka menerima masukan, tidak suka usil, tidak suka menceritakan hal-hal yang tidak patut, begitu perhatian pada kemajuan anaknya.